Apa Itu COVID-19

Pneumonia Coronavirus Disease 2019 atau COVID-19 adalah penyakit peradangan paru yang disebabkan oleh Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2 (SARS-CoV-2). Gejala klinis yang muncul beragam, mulai dari seperti gejala flu biasa (batuk, pilek, nyeri tenggorok, nyeri otot, nyeri kepala) sampai yang berkomplikasi berat (pneumonia atau sepsis).

Bagaimana COVID-19 Menular?

Cara penularan SARS-CoV-2 penyebab COVID-19 ialah melalui kontak dengan droplet saluran napas penderita. Droplet merupakan partikel kecil dari mulut penderita yang mengandung kuman penyakit, yang dihasilkan pada saat batuk, bersin, atau berbicara. Droplet dapat melewati sampai jarak tertentu (biasanya 1 meter).

Gejala Covid-19

Batuk dan Nyeri Tenggorokan, Demam Suhu Tinggi / Ada Riwayat Demam, Sesak Napas: Gejala COVID-19 mulai dari seperti gejala flu biasa sampai kondisi berat seperti pneumonia (radang paru akut yang gejalanya sesak napas). Jika Anda mengalami gejala di atas dan ada riwayat perjalanan dari Negara Tiongkk/Terjangkit atau Anda berpaparan dengan orang positif/kemungkinan menderita COVID-19, maka Anda dihimbau untuk menghubungi Kabupaten Blitar Tanggap COVID-19 di nomor 112.
Omicron adalah varian terbaru virus corona penyebab Covid-19. Saat ini varian baru omicron menjadi salah satu yang mendapat perhatian dunia. Sejumlah laporan mengatakan bahwa infeksi omicron cenderung menyebabkan gejala kelelahan dan nyeri tubuh.
Selengkapnya...
Menurut Kompas.com , para peneliti telah menemukan gejala infeksi Covid-19 Omicron melalui pelacakan dengan aplikasi Covid symtomp study yang dapat diinstal di ponsel pintar. Melalui apliksi ini, pengguna dapat melaporkan gejala yang dialami selama terpapar virus corona. Melansir Vox, Jumat (24/12/2021) data awal yang digunakan peneliti sejumlah 171 pengguna di Inggris yang mayoritas telah divaksin dan terpapar Covid-19 Omicron.
Selengkapnya...
Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) baru-baru ini telah mengeluarkan izin penggunaan darurat (EUA) bagi dua obat antivirus Covid-19. FDA memberikan otorisasi darurat untuk obat Paxlovid produksi Pfizer yang menjadi obat oral atau minum pertama yang mendapatkan izin. Pil Paxlovid direkomendasikan sebagai obat untuk kasus pasien Covid-19 dengan gejala ringan hingga sedang pada orang dengan faktor risiko penyakit parah.
Selengkapnya...

Download dan Links Informasi Penting